Tentang Kami

Bergerak sejak 2013, disahkan sebagai badan hukum pada 2015.

Yayasan Berkarya berawal dari gerakan sosial kecil di Sidoarjo yang menghubungkan warga yang ingin bersedekah dengan anak-anak yatim dan keluarga dhuafa di sekitarnya. Gerakan ini berkembang menjadi jaringan sepuluh cabang di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, dan Aceh, didukung jaringan donatur di dalam dan luar negeri.

Landasan

Visi dan misi

Visi

Menjadi jembatan kepedulian yang mudah, tepercaya, dan berkelanjutan antara donatur dengan anak yatim serta keluarga dhuafa di Indonesia.

Misi

Menyalurkan santunan secara rutin dan terverifikasi; membuka akses pendidikan dan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga asuh; membangun tata kelola yayasan yang transparan dan akuntabel; serta memperluas jaringan kebaikan lintas kota dan lintas negara.

Nilai kerja

Ikhlas, tepat sasaran, dan berkelanjutan — setiap penyaluran didampingi tim koordinator lapangan di masing-masing cabang, bukan bantuan sesaat yang berhenti setelah diserahkan.

Model Gerakan

Bagaimana bantuan disalurkan

Setiap cabang Yayasan Berkarya memiliki tim yang mendata anak yatim dan keluarga dhuafa di wilayahnya, memverifikasi kondisi mereka, lalu mempertemukannya dengan donatur (disebut Kakak Asuh) yang ingin memberi dukungan berkala. Bantuan tidak berhenti pada santunan tunai — cabang-cabang juga menjalankan bimbingan belajar, pelatihan usaha kecil untuk orang tua asuh, serta pendampingan kesehatan dasar. Laporan kegiatan didokumentasikan dan dipublikasikan secara rutin sebagai bentuk akuntabilitas kepada donatur.

Dari Sidoarjo untuk Indonesia — dan dari sahabat Berkarya di Jakarta, Medan, hingga jaringan diaspora di Arab Saudi, Taiwan, Jepang, Norwegia, Prancis, Malaysia, Mesir, Kanada, Rusia, Jerman, dan Hong Kong.
Ringkas

Yayasan Berkarya dalam angka

2013Gerakan mulai berjalan
2015Disahkan Kemenkumham RI
10Cabang di Indonesia
4Bidang program tetap